Chat with us, powered by LiveChat

POKER BONUS BESAR WINRATE TINGGI – Indonesia, khususnya Yogyakarta digemparkan dengan kasus pornografi, yaitu sepasang manusia yang melakukan adegan ranjang untuk ditonton secara langsung (Live Show).

 

Sepasang lelaki dan perempuan itu dengan sadar melakukan adegan percintaan untuk ditonton secara langsung dalam ruang tertutup. Tontonan hidup, secara langsung, bahkan sang penonton bisa mendekat untuk melihat ataupun ikut berinteraksi dan bermain dengan pemainnya. Semua adegan tersebut pun bukanlah tayangan elektronik (video seks). Padahal di mata hukum, orang lain yang menyelenggarakan acara itu — bukan pelakunya — telah melanggar UU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. WIROPOKER

 

Maka terhadap kedua orang tersangka penyelenggara sex live show di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang digerebek pekan lalu (Selasa malam 11/12/2018), polisi akan menjerat dengan UU Perdagangan Orang dan KUHP. Ancaman hukuman paling berat tentunya akan ditujukan bagi penyelenggara acara.

Menurut Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol. Hadi Utomo, kemarin (Jumat (14/12/2018), dua orang penyelenggara akan dijerat dengan Pasal 12 UU Perdagangan Orang dan Pasal 296 atau Pasal 506 KUHP (dikutip oleh tim beritacbd.com).

 

Dari UU yang pertama, ancaman hukuman maksimum adalah bui 15 tahun dan denda Rp600 juta. Pasal ini melarang eksploitasi seksual. Ancaman hukuman yang tersebutkan barusan berdasarkan Pasal 2.

Sedangkan dari Pasal 296 KUHP, ancaman hukuman maksimum adalah terungku satu tahun empat bulan ditambah denda Rp15.000. Jika Peraturan Mahkamah Agung No. 2/2012 diterapkan, nilai denda dikalikan seribu. Akan menjadi Rp15 juta. WIROPOKER

 

 

Adapun ancaman maksimum untuk pelanggar Pasal 506 KUHP adalah setahun penjara. Pasal ini melarang setiap orang mengambil keuntungan dari “perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai pencarian”.

Para tersangka itu adalah dua pria Yogya, AS dan HK. Menurut polisi sudah empat kali mereka menggelar pertunjukan hidup macam itu. Pemasaran, dan pengaturan waktu serta tempat, dilakukan melalui grup WhatsApp.

Dalam peristiwa yang berlokasi di Arawa Homestay, Condongcatur, Kecamatan Depok, itu penonton harus membayar Rp1 juta/ orang, bahkan dapat ikut bermain (dikutip beritacbd.com). WIROPOKER

 

Hasil tangkapan polisi dalam penggerebekan ada 12 orang. Mereka berusia tiga puluhan. Dua yang pertama adalah panitia yang menjadi tersangka itu. Lalu ada sepasang lelaki dan perempuan, sebagai pemain adegan. Menurut tim beritacbd.com yang berada di lapangan mengutip keterangan polisi, perempuan itu adalah istri AS. Namun menurut warga setempat, sepasang pemain memang pasutri.

Sedangkan empat pasangan sisanya terdiri dari tiga pasang suami istri dan tiga pasang bukan pasutri. Mereka orang Yogya. WIROPOKER

 

 

WIROPOKER

Cremate

(karyawan magang yang hanya kerja, kerja, dan kerja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: